Sajian ikonik khas Sumatera Selatan yang bisa dibuat dalam 30 menit!
Bahan-bahan (Untuk 2 porsi)
A. Bahan Utama:
- 2 keping mie telur kuning
- 10 ekor udang ukuran sedang (kupas kulit, sisakan ekor)
- 100 gr kepala udang (untuk kaldu)
- 1 sdm tepung beras (larutkan dengan 2 sdm air)
B. Bumbu Halus:
- 8 buah cabai keriting (sesuaikan level pedas)
- 3 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 2 butir kemiri sangrai
- 1 ruas jahe
- 1 sdm ebi (rendam air panas dulu)
C. Kuah Santan:
- 65 ml santan instan kental
- 700 ml air kaldu udang
- 1 sdt garam
- 1 sdt gula pasir
- ½ sdt kaldu bubuk
- ¼ sdt lada bubuk
D. Pelengkap:
- Daun seledri/daun bawang iris halus
- Telur rebus
- Bawang goreng
- Jeruk limau (opsional)
Cara Membuat
1. Siapkan Kaldu Udang
- Rebus kepala udang dengan 700 ml air hingga mendidih. Saring, sisihkan air kaldunya.
2. Tumis Bumbu
- Blender semua bumbu halus, lalu tumis dengan minyak hingga harum dan matang (tanak).
3. Masak Kuah Santan
- Tuang air kaldu udang dan santan ke dalam tumisan bumbu.
- Tambahkan garam, gula, kaldu bubuk, dan lada. Aduk rata.
- Masukkan udang, masak hingga udang berubah warna (2-3 menit).
- Kecilkan api, tuang larutan tepung beras sambil diaduk hingga kuah mengental.
4. Penyajian
- Rebus mie telur sesuai kemasan, tiriskan.
- Tata mie di mangkuk, siram kuah santan dan udang.
- Taburi daun seledri, bawang goreng, dan telur rebus.
Tips:
✔ Untuk rasa lebih autentik, gunakan santan segar pengganti santan instan.
✔ Tambahkan tauge rebus atau irisan ketupat sebagai variasi.
✔ Kuah bisa disimpan di kulkas maksimal 2 hari.
Fakta Unik Mie Celor
- Asal nama "celor" dari bahasa Palembang artinya "direndam" (mie yang dicelup kuah).
- Biasanya disajikan dengan sambal cuka (cabe rawit + cuka aren).
Mie Pentil adalah salah satu kuliner khas Bantul, Yogyakarta, yang terkenal dengan teksturnya yang kenyal dan sedikit kenyal seperti karet. Nama "Pentil" sendiri berasal dari teksturnya yang unik dan elastis. Mie ini biasanya dibuat dari campuran tepung tapioka dan tepung terigu, lalu disajikan dengan bumbu sederhana namun menggugah selera.
Bahan-Bahan:
Untuk Mie Pentil:
- 200 gram tepung tapioka
- 100 gram tepung terigu
- 1 sdt garam
- 1 sdt minyak goreng
- 200 ml air panas
Untuk Bumbu dan Pelengkap:
- 3 siung bawang putih, haluskan
- 2 siung bawang merah, haluskan
- 1 batang daun bawang, iris tipis
- 1 sdt kecap manis
- 1 sdt saus tiram
- 1 sdt garam
- ½ sdt merica bubuk
- ½ sdt gula pasir
- Cabai rawit sesuai selera, iris tipis
- Minyak untuk menumis
- Air secukupnya
- Tauge dan kol secukupnya (opsional)
Cara Membuat:
Membuat Mie Pentil:
- Campurkan tepung tapioka dan tepung terigu dalam wadah.
- Tambahkan garam, lalu tuang air panas sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga membentuk adonan.
- Uleni hingga adonan kalis, lalu bentuk adonan menjadi mie panjang atau gunakan alat pencetak mie.
- Rebus mie dalam air mendidih hingga mengapung, angkat dan tiriskan. Olesi dengan sedikit minyak agar tidak lengket.
Membuat Bumbu:
- Panaskan minyak dalam wajan, tumis bawang putih dan bawang merah hingga harum.
- Masukkan daun bawang, cabai rawit, kecap manis, saus tiram, garam, gula, dan merica bubuk. Aduk rata.
- Tambahkan sedikit air agar bumbu lebih meresap.
Memasak Mie Pentil:
- Masukkan mie pentil yang sudah direbus ke dalam wajan berisi bumbu.
- Aduk hingga mie tercampur rata dengan bumbu.
- Tambahkan tauge dan kol jika suka, aduk sebentar lalu angkat.
Penyajian:
- Sajikan Mie Pentil di atas piring saji.
- Bisa dinikmati dengan lauk tambahan seperti tempe goreng atau bakwan.
Cita Rasa dan Keunikan Mie Pentil
Mie Pentil memiliki tekstur kenyal yang unik dengan rasa gurih khas dari bumbunya. Berbeda dengan mie pada umumnya, mie ini lebih elastis dan tidak mudah putus, menjadikannya camilan favorit bagi masyarakat Bantul dan sekitarnya.
Mie ini sering dijual di pasar tradisional dan menjadi sajian khas saat acara keluarga maupun hajatan. Selain enak, Mie Pentil juga mudah dibuat sendiri di rumah dengan bahan yang sederhana.
Yuk, coba buat Mie Pentil di rumah dan rasakan kelezatannya!
Baca juga :