Amparan Tatak Pisang adalah kue tradisional khas Banjar, Kalimantan Selatan, yang memiliki tekstur lembut dan rasa manis dari pisang matang. Kue ini terdiri dari dua lapisan, yaitu lapisan bawah berbahan dasar tepung beras dan pisang serta lapisan atas yang terbuat dari santan kental.
Jika Anda pecinta kuliner tradisional, resep ini wajib dicoba! Berikut cara membuat Amparan Tatak Pisang yang mudah dan praktis.
Bahan-Bahan
Lapisan Bawah:
- 200 gr tepung beras
- 600 ml santan sedang
- 100 gr gula pasir
- 1 butir telur
- 1 kotak vanili
- ½ sdt garam
- 400 gr pisang raja matang (bisa diganti dengan jenis pisang lain), cincang kasar
- 1 lembar daun pandan
Lapisan Atas:
- 50 gr tepung beras
- 500 ml santan kental
- 25 gr gula pasir
- ½ sdt garam
Cara Membuat Amparan Tatak Pisang
1. Membuat Lapisan Bawah
- Rebus santan bersama gula pasir dan daun pandan hingga mendidih, lalu matikan api.
- Dalam wadah lain, campurkan tepung beras, vanili, garam, dan telur, lalu aduk rata.
- Tuangkan santan panas sedikit demi sedikit ke dalam campuran tepung sambil terus diaduk hingga licin dan tidak bergerindil. Saring jika perlu.
- Olesi loyang dengan sedikit minyak dan alasi plastik tahan panas.
- Tuangkan ¾ bagian adonan ke dalam loyang dan kukus selama 20 menit.
- Campurkan ¼ bagian adonan dengan pisang cincang, lalu tuangkan ke atas lapisan pertama dan kukus kembali selama 20 menit.
Tips:
✔ Pastikan kukusan sudah panas dan penuh uap sebelum mengukus.
✔ Bungkus tutup kukusan dengan kain agar uap air tidak menetes ke adonan.
2. Membuat Lapisan Atas
- Campurkan tepung beras, santan kental, gula, dan garam dalam panci.
- Rebus hingga mendidih sambil terus diaduk agar tidak bergerindil.
- Tuangkan adonan lapisan atas ke dalam loyang berisi lapisan bawah yang telah matang. Kukus kembali selama 20 menit atau hingga matang.
3. Penyajian
- Setelah matang, angkat dan diamkan hingga dingin pada suhu ruang.
- Potong-potong sesuai selera dan sajikan.
Nikmati Kelezatan Amparan Tatak Pisang!
Amparan Tatak Pisang memiliki tekstur lembut dengan aroma pisang yang khas dan gurih dari santan. Kue ini cocok disajikan sebagai camilan sore bersama teh hangat atau kopi. Yuk, coba buat sendiri di rumah dan nikmati kelezatan kue tradisional khas Banjar ini!
Bulan Ramadhan identik dengan berbagai kudapan
manis yang menggugah selera. Salah satu kue tradisional khas Kalimantan Selatan
yang sering hadir di meja berbuka adalah
Bingka Kentang. Teksturnya
yang lembut, manis, dan legit menjadikannya favorit banyak orang. Kue ini
dibuat dari bahan utama kentang yang dihaluskan, lalu dipanggang hingga
menghasilkan aroma khas yang menggoda.
Bahan-Bahan
- 5
butir telur (bisa 4 butir, telur bebek lebih disarankan untuk hasil lebih
legit)
- 2
buah kentang (sekitar 200 gr), kukus atau rebus hingga lunak
- 2
sdm tepung terigu
- Sejumput
garam
- 1/4
sdt essence vanilla
- 1,5
gelas santan dari 1 butir kelapa (sekitar 300 ml)
- 2
sdm margarin, cairkan
- 100-150
gr gula pasir (sesuaikan tingkat kemanisan sesuai selera)
Cara Membuat
- Persiapan
Kentang
- Rebus
atau kukus kentang hingga matang, lalu haluskan sampai lembut.
- Membuat
Santan
- Rebus
santan dengan garam hingga mendidih, lalu matikan api dan biarkan hangat.
- Oles
cetakan dengan minyak, lalu panaskan di dalam oven.
- Mencampur
Adonan
- Kocok
telur, essence vanilla, dan gula hingga gula larut.
- Masukkan
kentang yang sudah dihaluskan, aduk rata.
- Tambahkan
tepung terigu, aduk kembali hingga merata.
- Tuang
santan yang sudah hangat dan margarin cair, aduk sampai adonan homogen.
- Memanggang
- Keluarkan
cetakan dari oven, lalu tuang adonan.
- Panggang
dengan suhu 200°C menggunakan api bawah selama 30 menit.
- Setelah
30 menit, gunakan api atas dengan suhu 170-180°C selama 15 menit hingga
bagian atasnya kecoklatan.
- Sesuaikan
waktu dan suhu pemanggangan dengan oven masing-masing.
- Penyajian
- Setelah
matang, keluarkan dari oven dan biarkan dingin sebelum dilepaskan dari
cetakan.
- Sajikan
dalam potongan kecil untuk berbuka puasa.
Alternatif Pemanggangan
Tradisional
Jika ingin memasak Bingka Kentang dengan cara tradisional,
gunakan cetakan besi atau kuningan yang dipanaskan dengan sedikit minyak. Tutup
cetakan dengan penutup dari tanah liat yang telah dipanaskan sebelumnya.
Panggang hingga matang dengan api kecil agar bagian luar tidak gosong sementara
bagian dalam tetap lembut.
Bingka Kentang, Kudapan
Manis Khas Ramadhan
Dengan tekstur lembut dan rasa manis yang
pas, Bingka Kentang sangat cocok sebagai hidangan berbuka
puasa. Kudapan ini memberikan energi setelah seharian berpuasa dan dapat
dinikmati bersama teh hangat atau kopi. Selamat mencoba dan nikmati
kelezatannya bersama keluarga!
Selamat menjalankan ibadah puasa!